Lhokseumawe, Napi di Rawat di Rumah Sakit PMI Kabur

Image
Illustrasi Junaidi (40) napi kelas IIA Lapas Lhokseumawe Kabur saat sedang di rawat di rumah sakit PMI Kota lhokseumawe, napi tersebut kabur pada 11 September 2017 napi terkait kasus narkoba tersebut kabur dalam kondisi badan yang membengkak dan sedang dalam penyakit jantung dan lever. Napi tersebut lari dalam keadaan sangat lemah, karena sebelumnya dia koma selama 4 hari.  Lhokseumawe Peringkat Pertama Sex Bebas Napi ini pindahan dari LP Langsa ke LP lhokseumawe, dia kabur dengan jarum untuk memasukkan makanan masih terpasang di lengannya.

Warga Serahkan Sisa Senjata dan Granat Masa Konflik ke Polres Aceh Timur




Onlineinfopase, ACEH TIMUR –Seorang warga Kecamatan Peureulak, pada Jum’at 20 Mei 2016, sekira pukul 16:00 WIB menyerahkan 1 (satu) pucuk senjata api rakitan laras pendek dan 1 (satu) buah granat manggis dan kondisinya masih aktif kepada anggota Satuan Intelkam Polres Aceh Timur.
Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman, SH, SIK, MH membenarkan bahwa ada warga Aceh Timur yang menyerahkan senjata api kepada pihaknya. 

“Ya, benar ada salah satu warga yang secara sukarela dan dengan kesadaranya menyerahkan senjata api rakitan dan sebuah granat manggis yang  masih aktif dan kami duga senjata tersebut adalah sisa konflik dahulu.” Jelas Kapolres.

Ditambahkannya, kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas langkah warga tersebut yang dengan sendirinya dan dengan itikad baiknya untuk menyerahkan senjata api dan granat tersebut kepada kami.

Selanjutnya kami juga menghimbau kepada warga yang berada di wilayah hukum Polres Aceh Timur dan masih menyimpan senjata apai jenis apa saja dan dalam kondisi apapun agar segera menyerahkan kepada aparat baik itu Polisi atau TNI.

“Karena jika sampai ada warga yang terbukti memiliki atau menyimpan senjata api akan berhadapan dengan hukum,” pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman, SH, SIK, MH. (Iwan Gunawan). [Klikkabar.com]

Comments

Popular posts from this blog

Kejaksaan Langsa Panggil Sejumlah Kepala Sekolah Dasar

Gubernur: Kelola Gas di Aceh Timur, Medco Harus Pakai Tenaga Kerja Lokal